Selasa, 23 Juli 2013

Jenita Janet, Alhamdulillah semua asli...





Jenita Janet pendatang baru diblantika music dangtut yang melejit dengan lagu dangdut berirama house Dirijek saat ini adalah fenomena artis yang mempunyai penampilan khas yang mudah dikenal
Sedemikian cepatnya karir Janet melesat dan identiknya wajah Janet dengan boneka Barbie telah mengundang  prasangka bahwa Janet mengubah bentuk wajahnya agar tampak seperti boneka.
Menanggapi hal itu dengan ceria Janet menjawab


“Semua asli Alhamdulillah, hidung asli,semua pemberian Allah swt, tinggal kita bagaimana untuk menunjang kecantikan itu, untuk menambah kepercayaan diri kita”


Menjawab tundingan orang tentang penampilannya yang selalu colourful  dengan wig beraneka warna Janet berkomentar


“Banyak yg bilang Jenita Janet botak, pake wig melulu, ternyata janet  berambut panjang cuma memang untuk konsepnya ku membutuhkan sesuatu yang berbeda” terangnya


“Ada juga anak kecil yang bilang ..ih..kakak berbie..kakak berie, jadi saat aku perform dimanapun mereka menganggap aku mungkin boneka, dimana aku perform mereka kerubuti akudan mereka menyanyikan lagu Dirijek,…itukan dangdut anak kecil lho ,menyanyikan lagu dangut itu yang bikin aku bangga….bukan karena sosok akunya tapi ketika anak kecil mencintai dangdut dengan lagu dirijek dan dengan penampilan janet,aku suka sekali”


Melesat tak tertahan bagai meteor membuat Janet terkadang tak percaya pada apa yang terjadi dan mengingat masa pahit sebelum saat ini terisak Janet memaparkan


“bisa seperti ini aku masih belum yakin,… sekarang ada yang meneriakkan nama Janet seneng banget, dulu aku didepan mata orang aja aku dilabrak, aku nggak dianggap, aku ngomong sekenceng apapun nggak apa aja gak didengar, tapi sekarang benar-benar Allah dengan ridhonya, dengan berkahnya malah menunjukin bahwa orang yang sabar, orang yang kuat orang yang punya keyakinan terhadap doa doa yang akan dikabulkan Allah itu bisa menjadi seseorang,…gak ada yg gak mungkin didunia ini” ucapnya sambil berderai air mata (azy)


Soimah dan Koko, Bukan Pasangan romantis, Benarkah?


Seniman serba bisa Soimah ternyata memang tipe perempuan yang seadanya, seadanya dalam arti tak suka berbasa basi, begitu pula dalam perjalanan rumah tangganya dengan koko yang juga lugu dan tak bisa basa basi

‘”jadi dua-duanya bukan tipe romantis, saya oragnya  ga bisa basa basi mas, tapi hati cinta..cinta baget”cetus soimah sambil mengumbar cicikikan khas nya

“kalo yg lain pada manja-manja, kita ya ga bisa..terus terang dari pacaran aja didalem bis..dia duduk disana, aku duduk disini nyetir gitukan..jd romantisnya gak ada, berawal dari situ,..sampe sekarang’ terang Koko dalam logat jawa yang kental

“banyak perjalan kita yang ga bisa dilupakan, cuma memang dia ga bs romantis. Bukan berarti keluarga kita ga rukun,..memang saya lebih suka suami istri yang kayak temen, jadi ga usah basa basi pernah dia bangun tidur bikin kopi sendiri..ya gapapa… ..jadi saya ga usag ngalemin…apa yank, mau kopi?

Soal kemesraan ala suami istri saat didepan publikpun tidak dipertunjukkan oleh pasangan ini

“Gandengan itu cuma sesekali, kalo dia nyebrang  jalan diturunan supaya ga jatuh kali tetap kalo dijalan biasa ga pernah gandengan” jelas mereka berdua sambil ngakak

Soimah dan Koko pertama kali bertemu saat duduk di bangku SMU dan kisah cinta mereka tak diwarnai dengan kata-kata atau pernyataan cinta

Menjelaskan awal  kisah cinta mereka Soimah menerangkan

“kebetulan waktu pacaran saya yang nembak dia duluan, dia adik kelas saya, waktu itu saya kelas dua, dia kelas satu. Jadi ceritanya ada orang nih kelas satu menurut saya ganteng, dan cucok udah bawa mobil lagi.  Saya kan dari kampung sekolah ke Jogya. Tapi koq ga nembak-nembak padahal sorot matanya selalu ke saya, saya kan ga bisa basa basi, langsung saya saya tembak, dia ternyata udah punya pacar, saat tau dia udah punya pacar aku kasih pilihan,  waktu aku suruh pilih aku atau dia karena aku cinta sama kamu eh..dia pilih saya” papar Soimah sambile tertawa lagi (zhee)

Senin, 22 Juli 2013

Bayar Zakat dan Infaq KD jual Ruko eks Anang







Ruko hasil Cicilan KD-Anang selama mereka berumah tangga akhirnya dua bulan yang lalu berpindah tangan.

Sejak awal perceraian KD memang sudah meminta agar Ruko itu dijual dan itu menurutnya merupakan solusi yang baik dari perseteruan mereka.

Sebaliknya dahulu menurut Anang meskipun masalah itu sebuah hal yang simpe, namun tetaplah penjualan itu harus disetujui oleh anak-anak mereka Aurel dan Azriel menurut Anang alasannya menyerahkan kepada anak-anak hanyalah karena ruko tersebut adalah sisa kekayaan mereka yang tersisa setelah bercerai pada tahun 2009

Anang bersama KD sudah mulai membayar cicilan ruko sejak 2006 lalu. Kala itu, mereka berdua masih berstatus sebagai suami istri. Semua pembayaran baru lunas pada 2014 mendatang.

Meski sempat menjadi perdebatan ruko yang berada dibilangan Radio Dalam itu akhirnya dijual.  Tempat yang selama ini menjadi saksi hidup pasangan terdahulunya sekarang sudah jatuh ketangan lain atas kesepakatan bersama dan hasil penjuakan ruko sudah diberikan pada yang berhak yaitu melalui zakat dan infaq

 “zakat dan infaq kleuarga saya Alhamdulillah udah selesai, apalagi ruko anak-anak dua bulan yang lalu sudah terjual jd memang dr dua bulan lalu sudah bayar infaq dan zakat keluarga” jelasnya

“Jadi karena bulan ini pengeluaran lebih besar dari bulan-bulan biasanya jadi zakat dan infaq sudah saya selesaikan didua bulan yang lalu” terang KD lagi

Menurut KD memberikan zakat dan infaq adalah hal mulia yang memang harus diberikan kepada yang hak

“zakat dan sedekah adalah yang terbaik untuk meringankan, karena segala sesuatunya apapun itukalo ditampung semua akan sangat memberatkan. Saya amat percaya bahwa semakin banyak memberi juga akan semakin banyak menerima, ini sangat saya yakini dan amini” jelasnya

“juga memberi contoh sebisa mungkin pada anak agar sebisa mungkin mempunyai  awarenes terhadap orang yang tidak semampu mereka , yang mungkin tidur kedinginan diluar sana dan kaum yg memang tidak seberuntung mereka” tutup KD sambil  menggendong Amora. (zhee)

Aria Baron, Gak kapok ngebut meskipun kecelakaan


Mantan gitaris sekaligus pendiri GIGI, Aria Baron seolah tak putus ide soal hobby. Selain mengoleksi gitar berkualitas baik yang berbaris rapi di dalam studio Colloseum miliknya yang juga bisa dipakai sebagai instrument pengisi suara music saat recording ternyata Baron juga gemar mengutak atik motor antic. Hal ini bisa dilihat dari tongkrongan BMW besutan tahun 80an yang stand by di teras rumahnya di bilangan Cilandak Jakarta Selatan



“itu dulu motor ayah saya dan dibawa dari Bandung kemari. Sampai saat ini sih kondisinya msih oke, Cuma gak dipake aja, ntar deh kapan-kapan kalo lagi santai diajak ngebut” demikian jelas Baron pada sebuah kesempatan ngobrol di halaman studionya



Sekali waktu baron juga pernah mengganti Profile Picture gadgetnya dengan gambar sebuah motor berwarna merah yang selintas setipe dengan MaddAss besutan sach Jerman. “Buat hobi ngoprek motor sih ga perlu nguras kocek, yang penting unik dan punya nilai seni” komentarnya tentang motor merahnya itu

Beberapa waktu lalu Gitaris yang hobby memamaki T-Shirt bergambar Che Guevara itu mengalami kecelakaan. Di Jakarta yang semrawut Baron mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tangannya harus dirawat secara serius



“wah ga nyangka euy, jalanan di Jakarta bahaya, saya tabrakan sama biker dari arah berlawanan, tabrakan setang ketemu setang, tos kitu yang tabrakan sama saya gak tanggung jawab, kabur dia” beber Baron dalam dialek Sunda yang kental



Akibatnya menurut Baron selama satu sampai dua tahun kedepan dia tak boleh keluyuran mengendarai motor apalagi ikut aktifitas yang lebih serius seperti Adventure trail.



Tapi sepertinya Baron is Baron semboyan Lets Roaaack sudah mendarah dalam dirinya dan katanya setelah tangannya yang dipasangi pen dan kelingking kirinya yang diterapi pulih dia akan segera latihan lagi buat persiapan adventure train dan endure

Well anyway..take lah Kang Baron (azy)

Kristina: Aksesories yang penting menunjang penampilan




Artis mungil pendendang lagu “jatuh bangun” Kristina alias KD alias Kkistina Dangdut terlihat santai memilih aksesoris yang dijajakan di sebuah square favorit  dibilangan Jakarta Selatan.

Gaduhnya suara yang menggema didalam ruangan dan sibuknya pembeli lalu lalang tak mengganggu aktifitasnya dalam memilih aksesories yang memikat hatinya

“iya, aksesoriesnya lucu-lucu, jadi kepengen beli deh buat di padu-padankan sama kostum nyanyi, soalnya kalo aksesorieskan bisa dipakai sama baju yang sesuai dengan keadaan dan jenis acara yang dihadiri” kata Kristina menjelaskan

Kristina memang perlu mengkoleksi banyak aksesoris sebagai pendukung penampilan panggungnya, hal ini wajar mengingat penonton atau fans selalu menuntut artis yang diidolakan selalu tampil sempurna dan cantik dengan busana yang match dengan dekorasi panggung

Soal tempat dimana membeli aksesories Kristina mengatakan bahwa dia tidak secara khusus membeli aksesories pada suatu tokotertentu atau mereka tertentu karena baginya aksesories hanyalah pelengkap yang setiap saat bisa digonta ganti dan merupakan pelengkap busana

“kalo soal aksesories sih aku enggak, terlalu fanatik sama counter  atau merk tertentu, ini juga karena ada janji ketemu temen disini dan ada aksesories lucu, mampir deh” katanya

“tapi kalo soal busana ya enggak bisa beli sambiljalan-jalan seperti ini, soalnya kalo busana kan harus disesuaikan dengan mode yang lagi trendy dan sesuai ukuran badan dan yang paling penting enak saat dipakai, apalagi aku kan terkadang harus banyak bergerak saat dipanggung, jadi butuh yang nyaman” tambahnya lagi

Untuk urusan busana rumah Kristina lebih memilih busana kasual, kuncinya nyaman dan tidak mengganggu aktifitas sehari-hari

“kalo dirumah sih aku lebih suka memakai jeans dan T-shirt, sama seperti yang lain, soalnya nyaman dan enggak  ribet, cuma kalo mau jalan keluar rumah aku ganti baju dengan yang pantas aja” jelas Kristina. (Azy)


Cici Faramida ; Ayah itu teman curhat


Cici Paramida, pelantun Bulan merindu adalah sosok cantik yang selalu berbagi senyum dengan diapapun, tak terkecuali saat Ramadhan



Dalam pertemuan dengannya pada sebuah acara amal, berupa perayaan buka puasa bersama anak yatim, Cici mengungkapkan aktivitas dan harapannya selama bulan yang penuh ridho dan ampunan dari sang Pencipta ini.



Menurut Cici Ramadhan kali ini harus lebih baik dari tahun kemarin, Cici merasa bahwa Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mendekatkan diri pada sang pencipta sekaligus memanjatkan doa bagi ayahnya yang baru saja pulang dari rumah sakit



“Ayah sudah satu tahun lalu operasi jantung, sekarang dalam masa pemulihan jadi Cici memang harus selalu memperhatikan dan berada di dekat beliau,” terangnya

“Kondisi ayah juga seringkali turun naik, kalo masih lemah bisa 2 sampai 3 hari bapak enggak beranjak dari kamar, tapi kalo sudah pulih, yaa, seperti biasa jalan seperti kita-kita ini” imbuh Cici

“Ayah maunya dirawat dirumah saja, karena sesudah operasi ayah dirawat selama dua bulan di rumah sakit dan ayah masih trauma dengan suasana rumah sakit” lanjutnya



Cici adalah orang yang paling dekat dengan ayahnya, banyak persoalan dan aktifitas yang seringkali didiskusikan dengani ayahnya sebelum dilaksanakan apalagi dibulan ramadhan, dan saat Ramadhan kedekatan itu semakin terasa, apalagi khusus di bulan ini Cici agak mengurangi aktifitas diluar rumah



“Alhamdulillah, selama Ramadhan kita bisa lebih dekat, apalagi emang Cici yang satu rumah sama ayah dan ibu, soalnya Siti saat ini ikut suaminya di Turki”



Ramadhan kali ini permintaan kepada sang Pencipta Cici adalah kesembuhan sang ayah



“Insya Allah selain mendekatkan diri kepada Allah, saya juga secara khusus meminta kepada Nya supaya ayah diberi kesembuhan dan nikmat sehat” ujarnya sambil tersenyum menutup pembicaraan (Zhee)

Kristina Dangdut; Jodoh saya masih disimpen..

Bagi Kristina pedangut mungil yang dikenal dengan nama KD alias Kristina Dangdut, masa lalu adalah pelajaran yang menetukan sikap manusia dihari ini

Pasca perceraiannya dengan Amin Nasution beberapa tahun yang lalu, hingga saat ini Kristina masih terlihat jalan sendiri.

Pernah terhembus kabar kedekatannya dengan penabuh drum sebuah group band asal Bandung, namun rumor yang beredar tak berlangsung lama dan bagai menghilang ditiup angin

Menurut Kristina soal jodoh dia santai saja dan nggak ngoyo dalam mencari pendamping, kehati-hatian sekarang menjadi kata kunci bagi Kristina dalam memilih pasangan



“ saya enggak trauma koq, tapi sepertinya emang Tuhan belum berikan penganti buat saya” jelasnya sambil tersenyum saat ditanya soal pengalaman masa lalunya.

Seakan tak mau dibilang jomblo Kristina menerangkan bahwa selama ini dia tak pernah merasa kesepian dan selalu ramai dengan orang -orang yang dicintainya



“aku dari dulu enggak sendiri mas, selalu ramai koq, ada adekku, ada keluarga, ada temen-temen yang setiap hari ada disekitar aku” urainya



“kalo soal jodoh aku sih gak khawatir, mungkin sampai saat ini Allah masih simpen jodoh yang tepat buat aku, jadi ya,..nikmati aja” tambahnya renyah

Tinggal dikawasan Utara Jakarta, Kristina memang sibuk dan jarang terlihat dirumah. Memang hingga saat ini Kristina banyak dipanggil menyanyi diluar pulau jawa dan pelantun “jatuh bangun” sangat sibuk show, apalagi saat ini sangat banyak perhelatan terkait pilkada didaerah yang mengumpulkan massa pendukung melalui panggung artis.



Jadi  wajar saja kalo sampai saat ini Kristina yang super sibuk tidak merasa kesepian dan selalu sibuk hingga urusan jodoh tidak mengganggu pikirannya. (azy)


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More