Padatnya aktivitas panggung Ramadhan bagi penyanyi Religi seperti Bana, sepertinya tidak menyurutkan semangatnya walau sedang berpuasa. Undangan dari panggung daerah, panggung Mall sampai ke studio televisi, Bana isi dengan lantunan rohani dan sholawat. Bahkan beberapa undangan di luar negeri sudah tidak asing lagi baginya terutama di Hongkong. “Biasanya setiap 2 bulan sekali saya di undang ke Hongkong untuk menghibur para pekerja migran disana” ujar pelantun yang sudah mengeluarkan 2 album religi.
Pilihan sebagai penyanyi religi dipilih setelah beberapa kali saya cuti dari pekerjaannya yang lalu, bahkan Bana yang dulunya pernah jadi musikus rock berharap menjadikan profesi ini sebagai penghasilan utama dalam menghidupi keluarga.
Keinginannya menjadikan musik religi yang layak untuk di dengar oleh masyarakat umum dan bukan sekedar sebagai penambah nuansa di bulan Ramadhan saja tidaklah mudah, bahkan diawal kariernya sebagai penyanyi, tantangan dan cobaan dihadapinya dengan rasa tanggung jawab sebagai pengemban profesi ini
Yang membuat saya bertahan waktu itu adalah begitu banyaknya respon positif dari lantunan lagu yang saya bawakan sehingga pernah ada warga Hongkong yang menjadi mu’alaf setelah beberapa kali pekerjanya menyetel lagu Bana
Harapan saya Bana bisa ikut mewarnai blantika musik nusantara dan semoga ini menjadi awal yang baik bagi saya dalam menebarkan kebaikan lewat seni (jun)
0 komentar:
Posting Komentar